
Rawnews.co.id- DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan, memperbaiki ketimpangan pendapatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa I Masa Sidang I Tahun Sidang 2026 dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat, 14 Agustus 2026.
Rapat paripurna dipimpin langsung Ahmad Giri Akbar dan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, serta tokoh masyarakat.
Ahmad Giri mengatakan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum untuk melihat kembali capaian pemerintahan nasional sekaligus menerjemahkan arah pembangunan tersebut ke dalam kebijakan dan target pembangunan di daerah.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945, khususnya dalam pengelolaan bumi, air, serta kekayaan alam agar memberikan manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat.
“Dari semua program tadi, kita ekstraksi bahwa Pasal 33 ayat 1, ayat 2, dan ayat 3, segala sesuatu bumi, air dan isinya digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat,” kata Ahmad Giri.
Ekonomi, Kemiskinan hingga Kesejahteraan Petani Jadi Sorotan
Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, DPRD Lampung turut menyoroti sejumlah indikator pembangunan yang dinilai menjadi pekerjaan penting pemerintah daerah.
Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu target utama yang perlu terus didorong. Selain itu, penurunan angka kemiskinan, perbaikan rasio Gini, serta peningkatan kesejahteraan petani juga menjadi perhatian DPRD Lampung.
Ahmad Giri berharap berbagai indikator tersebut dapat menunjukkan perbaikan sehingga pembangunan yang dijalankan pemerintah benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Harapan kita pertumbuhan ekonomi, lalu penurunan angka kemiskinan, Gini ratio, lalu juga nilai tukar petani bisa makin membaik,” ujarnya.
Menurut Ahmad Giri, pencapaian target pembangunan tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan soliditas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta masyarakat.
Ia berharap koordinasi dan kerja sama lintas sektor dapat terus diperkuat agar berbagai program pembangunan di Lampung berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.
“Harapannya kita bisa tetap menjaga soliditas dan kerja sama berbagai macam pihak dan terus berkolaborasi,” katanya.
Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung
Sementara itu, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Provinsi Lampung dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan.
Upacara peringatan detik-detik Proklamasi dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026 di Lapangan Korpri, lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Upacara tersebut akan dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Sebelum pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan kemerdekaan juga diisi dengan kegiatan renungan malam di Taman Makam Pahlawan.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Bagi DPRD Lampung, momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus terus diarahkan untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi yang kuat, kemiskinan yang terus ditekan, ketimpangan yang semakin rendah, serta meningkatnya kesejahteraan petani menjadi sejumlah indikator yang diharapkan dapat diwujudkan dalam pembangunan Lampung ke depan.(raw)
